Daily Indo News – Kabar duka menyelimuti jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut, Jawa Barat. Sekretaris Kecamatan (Sekmat) Pakenjeng, Irpan Fitriana (50), ditemukan meninggal dunia di dalam sebuah mobil pikap di Jalan Raya Lintas Provinsi, Kampung Cimangke, Desa Cijambe, Kecamatan Cikelet, Garut, pada Jumat (27/3/2026) malam.
Jasad korban pertama kali ditemukan oleh warga sekitar pukul 19.00 WIB dalam kondisi mesin mobil masih menyala.
Kronologi Penemuan
Kapolsek Cikelet, Iptu Aktas Komalsyah Siregar, menjelaskan bahwa keberadaan mobil tersebut pertama kali dicurigai oleh saksi bernama Danki (32). Saksi melihat mobil tersebut sudah terparkir di lokasi sejak pukul 11.00 WIB.
“Saat saksi melintas kembali sekitar jam 7 malam, posisi kendaraan masih belum berubah. Merasa janggal, saksi mengajak warga lain untuk mengecek. Ternyata mesin masih menyala dan pengemudi ditemukan dalam keadaan telungkup ke sebelah kiri,” ujar Aktas saat dikonfirmasi, Sabtu (28/3/2026).
Personel Polsek Cikelet yang tiba di lokasi segera melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Dari hasil pemeriksaan identitas, diketahui pria tersebut adalah Irpan Pitrian, seorang ASN yang menjabat sebagai Sekmat Pakenjeng.
Penyebab Kematian
Pihak kepolisian menyatakan tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Berdasarkan koordinasi dengan pihak keluarga, almarhum diketahui memiliki riwayat penyakit.
“Diduga meninggal dunia akibat serangan jantung,” tambah Iptu Aktas.
Penghormatan Terakhir dari Bupati Garut
Wafatnya Irpan Pitrian menjadi kehilangan besar bagi Pemkab Garut. Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, hadir langsung melayat ke rumah duka di Kampung Salawi, Desa Jatimulya, Kecamatan Pameungpeuk, pada Sabtu (28/3) pagi.
Bupati Syakur tidak hanya menyampaikan belasungkawa, tetapi juga turut menyalatkan almarhum. Ia mengenang Irpan sebagai sosok ASN yang berdedikasi tinggi dan memiliki integritas. Bahkan, almarhum disebut sebagai salah satu kader terbaik yang sedang dipersiapkan untuk menjabat sebagai Camat.
“Beliau sudah terpilih dan mengikuti pendidikan (untuk posisi Camat). Garut memerlukan pemimpin yang hebat dan berdedikasi seperti beliau, tapi Allah memiliki kehendak lain,” ucap Bupati Syakur.
Bupati juga mendoakan agar istri dan putri almarhum diberikan ketabahan. “Atas nama pribadi dan Pemerintah Daerah, saya turut berbela sungkawa. Semoga amal ibadah almarhum diterima di sisi Allah SWT,” tuturnya.
Perwakilan keluarga, Udin, menyampaikan terima kasih atas kehadiran Bupati dan jajaran. Pihak keluarga juga memohon maaf kepada rekan kerja dan masyarakat atas segala kekhilafan almarhum semasa hidup.
(YAS)


