Intip Kesiapan Tenaga Kerja Garut di Gelar Karya Vokasi - dailyindonews.com

Intip Kesiapan Tenaga Kerja Garut di Gelar Karya Vokasi

admin
3 Min Read
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, secara resmi menutup Pelatihan bagi Para Pencari Kerja Tahun 2026 sekaligus Gelar Karya Vokasi UPTD BLK Garut, yang dilaksanakan di Area UPTD BLK Garut, Jalan Raya Samarang, Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut, Kamis (16/4/2026).

Daily Indo News – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, secara resmi menutup Pelatihan bagi Para Pencari Kerja Tahun 2026 di Area UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Garut, Jalan Raya Samarang, Kamis (16/4/2026). Selain prosesi penutupan, Bupati juga meninjau langsung Gelar Karya Vokasi yang menampilkan hasil keterampilan para peserta selama mengikuti pelatihan.

Program ini merupakan kolaborasi strategis antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut dengan Kementerian Ketenagakerjaan RI. Fokus utamanya adalah menekan angka pengangguran melalui peningkatan kompetensi teknis serta penumbuhan jiwa kewirausahaan bagi pemuda di wilayah Kabupaten Garut.

Bupati Abdusy Syakur Amin menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen penuh dalam menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang kompetitif. Menurutnya, penguatan pada aspek keterampilan, pengetahuan, dan sikap (attitude) adalah kunci utama agar tenaga kerja lokal dapat bersaing.

“Kami ingin memastikan anak-anak Garut memiliki keterampilan yang memadai sehingga bisa menciptakan kesempatan kerja di masyarakat maupun terserap di industri. Ini adalah komitmen serius kita untuk mempermudah mereka mendapatkan pekerjaan yang diinginkan,” ujar Bupati.

Fokus pada Kejuruan Prioritas
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Garut, Nia Garnia Karyana, menyatakan rasa syukur atas kelancaran program yang mencakup delapan bidang keahlian tersebut.

Kedepannya, Disnakertrans berencana melakukan pemetaan ulang untuk memprioritaskan pelatihan yang memiliki serapan pasar kerja tinggi. Beberapa bidang yang akan menjadi fokus utama antara lain:
Industri upper sepatu dan teknik jahit-menjahit.
Wirausaha perbaikan ponsel (Service HP).
Produksi pengolahan makanan (pembuatan roti).

Lulusan Berstandar Nasional
Ketua Pelaksana, Yayan Gunawan, melaporkan bahwa pelatihan tahun ini diikuti oleh 160 peserta yang terbagi ke dalam 10 paket kejuruan. Seluruh kurikulum yang diterapkan telah berbasis Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI).

Adapun bidang keahlian yang dibuka meliputi:
Barista, Service HP dan Service Motor, Menjahit, Desain Grafis, Pembuatan Roti/Kue, dan Teknik Pengelasan

“Peserta yang dinyatakan lulus akan menerima sertifikat pelatihan resmi sesuai dengan kejuruan dan kompetensinya masing-masing sebagai bukti keahlian mereka,” jelas Yayan.

Kesan positif disampaikan oleh Salsa Wilia Rahma, peserta dari kelas Desain Grafis. Ia menyoroti pola pendidikan karakter dan fasilitas yang disediakan oleh BLK Garut selama masa pelatihan.

“Lingkungan di BLK sangat disiplin, mulai dari apel pagi hingga olahraga rutin. Instrukturnya sangat detail dalam menjelaskan materi sehingga mudah dipahami, didukung dengan fasilitas yang sangat memadai,” ungkap Salsa.

Melalui program ini, Pemkab Garut berharap para lulusan BLK tidak hanya menjadi pekerja, tetapi juga menjadi pionir teknologi di wilayah masing-masing yang mampu menggerakkan roda ekonomi daerah.

(YAS)

Share This Article
Leave a Comment