Kandang Ayam di Garut Terbakar, Pemilik Rugi Rp700 Juta - dailyindonews.com

Kandang Ayam di Garut Terbakar, Pemilik Rugi Rp700 Juta

admin
3 Min Read
Saat orang lain sahur, petugas Damkar berjibaku menaklulan api menyusul kebakaran hebat melanda sebuah kandang ayam milik Hj. Dede Yandi (45) di Kampung Batu Reog, RT 07 RW 05, Desa Tambakbaya, Kecamatan Cisurupan

Daily Indo News – Kebakaran hebat melanda sebuah kandang ayam milik Hj. Dede Yandi (45) di Kampung Batu Reog, RT 07 RW 05, Desa Tambakbaya, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, Jawa Barat, pada Sabtu (28/2/2026) dini hari. Insiden ini mengakibatkan ribuan ekor ayam mati terpanggang dan kerugian materi yang cukup besar.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Garut, Usep Basuki Eko, mengonfirmasi bahwa laporan kebakaran diterima pihaknya sekitar pukul 03.50 WIB. Menanggapi laporan tersebut, tim dari Pos Sektor Cikajang langsung meluncur ke lokasi.

“Kami menerima laporan dari warga bernama Ade Lisna. Petugas berangkat dua menit setelah laporan masuk dan tiba di lokasi dalam waktu 15 menit. Objek yang terbakar adalah satu unit kandang ayam dua lantai berukuran 5×10 meter,” ujar Usep Basuki Eko saat memberikan keterangan.

Meski tida ada korban, namun kerugian materi ditaksir sebesar Rp700.000.000 (termasuk bangunan dan sekitar 6.000 ekor ayam).

Berdasarkan keterangan pemilik bangunan, api pertama kali terlihat muncul dari bagian atap kandang sekitar pukul 03.30 WIB. Api dengan cepat membesar karena material bangunan yang mudah terbakar serta kondisi angin di lokasi.

“Dugaan sementara, api dipicu oleh korsleting listrik (arus pendek) di area atap. Pemilik melihat api sudah membesar dan langsung meminta bantuan warga untuk menghubungi petugas pemadam,” lanjut Usep.

Dinas Pemadam Kebakaran mengerahkan dua unit armada, yakni satu unit kendaraan Pancar dari Pos Sektor Cikajang dan satu unit Water Supply dari Mako Pusat. Petugas menerapkan pola pemadaman 4a untuk melokalisir api agar tidak merembet ke bangunan sekitar.

Petugas berhasil menyekat api sehingga tidak membakar rumah permanen dua lantai di sisi kiri dan satu kandang ayam lainnya di sisi kanan.

Operasi pemadaman dan pendinginan dinyatakan selesai pada pukul 05.10 WIB setelah dipastikan tidak ada sisa bara api yang berpotensi menyala kembali. Dalam tugas ini, Disdamkarmat dibantu oleh personel Polsek Cisurupan dan perangkat desa setempat.

Usep Basuki Eko mengimbau kepada para pelaku usaha peternakan untuk selalu memeriksa instalasi listrik secara berkala, terutama di area yang rentan lembap atau terkena debu pakan, guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.

(YAS)

Share This Article
Leave a Comment