DAILY INDO NEWS – Pemerintah Kabupaten Garut bekerja sama dengan mahasiswa asal Garut yang menempuh pendidikan di IPB University menggelar acara Exploring IPB 2026 di Gedung Pendopo Garut, Sabtu (17/1/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan dunia kampus pertanian kepada para siswa menengah atas sekaligus memperkuat sumber daya manusia (SDM) lokal dalam menghadapi tantangan ketahanan pangan.
Menurut Rakheyan Rommy Ardyansyah, selaku Ketua Pelaksana Exploring IPB 2026 Kabupaten Garut, menjelaskan bahwa acara ini dirancang khusus untuk memberikan gambaran komprehensif mengenai kehidupan perkuliahan di IPB University.
Rommy menyatakan bahwa melalui kegiatan ini, para siswa dapat berkonsultasi langsung mengenai berbagai jalur masuk PTN, pengenalan jurusan, hingga prospek karier setelah lulus. Ia berharap kegiatan ini dapat meningkatkan minat siswa asal Garut untuk melanjutkan pendidikan tinggi dan berkontribusi nyata bagi bangsa melalui bidang sains dan pertanian.
Sementara itu, Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Garut, Margiyanto, mendorong generasi muda di Kabupaten Garut untuk menempuh pendidikan di Institut Pertanian Bogor (IPB) University.
Margiyanto menekankan bahwa IPB merupakan perguruan tinggi ternama dengan reputasi luar biasa yang telah mencetak banyak alumni sukses di berbagai posisi strategis, baik di pemerintahan maupun sektor swasta. Ia menyebut IPB sebagai lembaga yang krusial dalam mendukung visi pemerintah pusat terkait swasembada pangan.
*Pentingnya Sektor Pertanian di Garut*
Margiyanto menyoroti peran vital Kabupaten Garut sebagai salah satu daerah penyangga pangan utama di Jawa Barat maupun nasional. Namun, ia juga mengungkapkan keprihatinannya terhadap penyusutan lahan pertanian berkelanjutan yang terjadi saat ini.
“Sektor pertanian membutuhkan sumber daya manusia yang sangat konsen dan kompeten. Kami berharap generasi muda Garut yang masuk IPB nantinya dapat kembali dan berkontribusi mempertahankan kebijakan krusial di sektor pertanian daerah,” ujar Margiyanto.
Margiyanto berpesan bahwa masuk ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN) seperti IPB memerlukan dedikasi dan strategi yang matang. Ia mengingatkan bahwa tidak ada keberhasilan yang diraih secara instan tanpa usaha keras dan latihan soal yang konsisten.
“Adu strategi dan pengukuran kemampuan diri sangat penting. Mulailah mengukur jalur mana yang akan diambil, terutama jika melalui jalur ujian tertulis,” tambahnya.
Dia berharap melalui kegiatan Exploring IPB ini, para siswa dapat memahami lebih dalam mengenai dunia perkuliahan dan prospek karier di bidang sains dan pertanian yang kini permintaannya sangat tinggi di berbagai sektor ekonomi. (YAS)


