*Gubernur Jabar: Bangun Branding Sumedang Lewat Alam dan Buday*
Daily Indo News – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Sumedang untuk membangkitkan rasa bangga terhadap identitas dan kekayaan daerahnya. Hal tersebut disampaikan pria yang akrab disapa KDM ini dalam acara “Ekosistem Budaya Kasumedangan” yang digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-448 Sumedang di depan Gedung Negara, Jumat (24/4/2026).
Dalam orasinya, Dedi menekankan bahwa Sumedang bukan sekadar wilayah administratif, melainkan pemilik sejarah besar sebagai penerus sah kejayaan Kerajaan Pajajaran melalui transformasi Kerajaan Tembong Agung menjadi Sumedang Larang.
KDM menyoroti kreativitas lokal masyarakat Sumedang yang telah mendunia melalui komoditas khas seperti Tahu Sumedang dan Ubi Cilembu. Dia berpesan agar masyarakat terus menjaga harkat dan martabat dengan mengedepankan kemandirian.
“Orang Sumedang bukan yang suka minta-minta, tetapi masyarakat yang memiliki martabat, harkat, dan jati diri. Jangan menjadi bangsa peminta-minta, tetapi rakyat yang memiliki kepemimpinan, kepribadian, dan sikap satria,” tegas Dedi.
Tak hanya menyasar masyarakat, Gubernur Jawa Barat ini juga menitipkan pesan mendalam bagi para pemangku kebijakan di Sumedang. Dia berharap pemimpin masa depan adalah sosok yang mampu memberikan keadilan tanpa memandang bulu.
“Pemimpin jangan memilah-milah, pemimpin harus adil, menggunakan rasa, dan intuisi, kuat,” ujarnya.
Membangun Branding Sumedang
Menutup arahannya, Dedi Mulyadi mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemimpinnya hingga rakyatnya bangga dan mempromosikan apa yang dimiliki kepada masyarakat diluar Sumedang.
“Bangun ‘branding’ yang baik-baik, promosikan alamnya yang indah-indah, gunungnya, sawahnya. Sampaikan bahwa Sumedang bagus. Ditata dan diperbaiki. Diurus jalannya, bersihkan sampahnya,” pungkas KDM.
(YAS)


