Lupa Matikan Aliran Listrik, Satu Kios di Pasar Samarang Dilalap Si Jago Merah - dailyindonews.com

Lupa Matikan Aliran Listrik, Satu Kios di Pasar Samarang Dilalap Si Jago Merah

admin
3 Min Read
Petugas Damkarmat Kabupaten Garut melakukan pemadaman sebuah kios warung nasi di Blok E Lantai 2 Pasar Samarang, Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut, yang dilalap si jago merah pada Minggu (18/1/2026) siang.

DAILY INDO NEWS – Sebuah kios warung nasi di Blok E Lantai 2 Pasar Samarang, Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut, hangus dilalap si jago merah pada Minggu (18/1/2026) siang. Meski tidak ada korban jiwa, kerugian materiil akibat insiden ini diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Garut, Usep Basuki Eko, mengonfirmasi bahwa laporan kebakaran diterima pihaknya sekitar pukul 14.44 WIB. Menanggapi laporan tersebut, petugas langsung dikerahkan dan tiba di lokasi dalam waktu 15 menit.

“Kami menerima laporan dari warga bernama Iren pada pukul 14.44 WIB. Tim segera meluncur dan tiba di lokasi pukul 14.59 WIB untuk melakukan penanganan cepat agar api tidak merambat lebih luas ke area pasar,” ujar Edi Basuki Eko saat memberikan keterangan resminya.

Kronologi dan Penyebab Kejadian
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara dan keterangan saksi, api pertama kali muncul dari kios berukuran 3×3 meter persegi milik Hj. Euis yang dikontrak oleh Ibu Nurjanah (51). Saat kejadian, kios dalam keadaan kosong karena pengontrak sedang berjualan keliling di sekitar area pasar.

Terkait penyebab kebakaran, Eko mengungkapkan adanya indikasi kuat berasal dari gangguan arus pendek atau korsleting listrik pada peralatan elektronik.

“Menurut penuturan Ibu Nurjanah, pada pagi hari sempat muncul percikan api dari terminal listrik saat ia hendak memasak nasi menggunakan magic com. Hal itu membuatnya batal memasak. Diduga, percikan tersebut menjadi pemicu kebakaran yang baru membesar pada siang hari,” jelas Eko.

Dampak Kerugian dan Upaya Pemadaman
Amukan api tidak hanya menghanguskan kios warung nasi tersebut, tetapi juga berdampak pada tiga kios di sekitarnya milik Ustaz Didi, H. Dede, dan Ibu Linda. Total kerugian materiil ditaksir mencapai Rp70 juta, dengan rincian kerugian kios utama sebesar Rp30 juta dan kerusakan pada kios terdampak lainnya sekitar Rp40 juta.

Dalam operasi pemadaman ini, Disdamkar Garut mengerahkan empat unit armada, yang terdiri dari: 2 Unit Supply, 1 Unit Pancar, 1 Unit Hino Jepang.

“Petugas berhasil melakukan pendinginan dan mensterilkan lokasi pada pukul 15.45 WIB. Berkat aksi cepat petugas yang dibantu oleh personel TNI, Polri, pihak PLN, serta warga setempat, sebanyak empat kios di depan titik api dengan nilai aset sekitar Rp90 juta berhasil diselamatkan,” tambah Eko.

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini. Usep Basuki Eko kembali mengimbau kepada para pedagang dan masyarakat untuk selalu waspada terhadap kondisi instalasi listrik di tempat usaha, terutama saat hendak meninggalkan ruangan. (YAS)

Share This Article
Leave a Comment