DAILY INDO NEWS – Markas Komando (Mako) Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan(Disdamkarmat) Kabupaten Garut mendadak diselimuti suasana haru sekaligus unik pada Sabtu sore. Bukan karena ada laporan kebakaran, melainkan kedatangan sepasang suami istri yang membawa permintaan khusus yang tidak biasa.
Asep Restu Nugraha (26) datang mendampingi istrinya, Annisa Banowati (26), warga Kampung Talun Cemara, Kelurahan Regol, Kecamatan Garut Kota. Kedatangan mereka ke Mako Patriot ternyata demi memenuhi keinginan sang istri yang tengah hamil anak pertama. Annisa mengaku sedang “ngidam” berat ingin merasakan sensasi naik mobil pemadam kebakaran.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Garut, Usep Basuki Eko, menyambut positif aksi spontan anggotanya dari Regu 2 Mako yang memberikan pelayanan humanis tersebut.
“Betul, kemarin sore kami kedatangan pasangan suami istri. Sang istri sedang mengandung anak pertama dan sangat ingin menaiki unit pemadam kebakaran. Ini adalah bentuk pelayanan masyarakat yang tidak melulu soal memadamkan api, tapi juga hadir untuk kebahagiaan warga,” ujar Usep Basuki Eko, Minggu (18/1/2026).

Sensasi Menjadi Petugas Damkar Sehari
Melihat antusiasme sang ibu hamil, petugas Regu 2 Mako Patriot pun dengan sigap membantu Annisa naik ke atas kabin truk pemadam yang gagah. Sambil didampingi suaminya, Annisa diajak berkeliling sejenak untuk merasakan pengalaman menjadi “petugas damkar” sehari.
Senyum sumringah terpancar dari wajah Annisa saat mobil besar tersebut mulai melaju perlahan. Asep, sang suami, merasa lega karena keinginan unik istrinya akhirnya bisa terpenuhi berkat keramahtamahan para petugas.
“Kami sangat mengapresiasi keberanian dan kreativitas warga yang tidak sungkan datang ke markas. Selama tidak mengganggu kesiapsiagaan personel dalam menangani darurat, kami sangat senang bisa membantu mewujudkan keinginan tersebut. Semoga ibu dan bayinya sehat terus sampai persalinan nanti,” tambah Usep.
Aksi ini pun menuai pujian karena menunjukkan sisi lain petugas pemadam kebakaran yang selama ini dikenal tegas dan berani di medan api, namun tetap memiliki sisi lembut dan solutif bagi masyarakat kecil. (YAS)


