Daily Indo News – Markas Komando (Mako) Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Garut Jawa Barat mendadak kedatangan tiga tamu kecil di tengah guyuran hujan deras, Sabtu (07/02/2026) sore. Bukan untuk melaporkan kebakaran, bocah-bocah tersebut datang meminta pertolongan darurat yang cukup unik: melepaskan sandal yang menyangkut di kaki.
Peristiwa ini dialami oleh Zaelani (13), warga Kampung Sukagalih, Desa Sukagalih, Kecamatan Tarogong Kidul. Sambil menggowes sepeda di bawah guyuran hujan, ia didampingi dua temannya mendatangi petugas piket karena merasa kesakitan akibat sandalnya tidak bisa lepas dan menjepit pergelangan kakinya.
Kepala Disdamkarmat Kabupaten Garut, Usep Basuki Eko, membenarkan adanya aksi penyelamatan “tak biasa” tersebut. Ia mengapresiasi keberanian anak-anak tersebut yang langsung mencari bantuan profesional saat mengalami kesulitan.
“Benar, tadi sekitar pukul 15.12 WIB saat sedang hujan deras, ada tiga anak bersepeda datang ke Mako. Salah satunya, ananda Zaelani, mengeluh sandalnya menyangkut kuat di kaki dan sulit dilepaskan secara mandiri,” ujar Eko.
Melihat kondisi tersebut, petugas Regu 1 Mako Disdamkarmat langsung sigap memberikan tindakan. Dengan teknik penyelamatan yang hati-hati, petugas hanya membutuhkan waktu sekitar delapan menit untuk membebaskan kaki bocah tersebut dari jepitan sandal.
“Alhamdulillah, sandal berhasil dilepaskan dengan aman tanpa melukai kaki korban,” lanjutnya.
Eko menambahkan bahwa tugas pemadam kebakaran saat ini memang sangat luas, tidak hanya urusan api, tetapi juga segala bentuk penyelamatan (rescue) yang dibutuhkan masyarakat.
“Kami selalu siap siaga 24 jam. Hal-hal seperti ini, meski terlihat ringan, bagi warga atau anak-anak bisa menjadi masalah besar. Kami senang bisa membantu,” tutup Usep Basuki Eko. (YAS)


