Daily Indo News – Sekitar pukul 15.00 WIB hari Kamis (08/01/2026) telah terjadi longsor di area TWA (Taman Wisata Alam) Gunung Papandayan Garut, lokasi longsor berada diantara jalur dari Pos 7 menuju Ghooberhut atau Lawang Angin dengan ketinggian longsor kurang lebih 100 meter.
Disampaikan Dudi (nama samaran) yang enggan disebutkan namanya, longsor tersebut berada di jalur antara Pos 7 menuju lawang angin / Ghooberhoet. Longsor tersebut menutup akses jalur pendaki dan kendaraan roda 2.
“Ya, kemarin sore sekitar pukul 15.00 WIB telah terjadi longsor dengan ketinggian longsor kurang lebih 100 meter, ” ungkapnya. Jumat (09/01/2026)

Longsor tersebut, imbuhnya, tepatnya berada di hulu sungai Cibeureum antara jalur yang menuju arah Lawang Angin. Longsoran tersebut juga bekas longsoran tahun 2002.
“Namun alhamdulillah tak ada korban jiwan baik pengunjung yang berwisata maupun yang melakukan pendakian untuk kemping. Dan sampai saat ini, belum diketahui secara pasti penyebab terjadinya longsor, namun kepada semua pengunjung diharap harus selalu berhati-hati ketika sedang melakukan aktivitas di gunung, ” terang Dudi.
Sampai berita ini dirilis, pihak PT. AIL selaku pengelola TWA Gunung Papandayan belum dapat memberikan keterangan. (AA Nugraha)



