Daily Indo News – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menginstruksikan penguatan kolaborasi lintas instansi antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kota Bandung. Langkah ini diambil sebagai upaya strategis untuk membenahi problematika urban sekaligus mengembalikan karisma Kota Bandung sebagai ibu kota provinsi yang berwibawa.
Dalam keterangannya pada Rabu (22/4/2026), Dedi menegaskan bahwa penataan kota tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan harus melibatkan sinergi antara pemerintah dan partisipasi aktif masyarakat.
Dedi menyoroti persoalan sampah yang masih menjadi kendala klasik di beberapa sudut kota. Sebagai solusi jangka panjang, Pemprov Jabar dan Pemkot Bandung berkomitmen mengoptimalkan TPA Sarimukti untuk dikembangkan menjadi fasilitas pengolahan sampah berbasis energi.
Selain sampah, Gubernur menekankan perbaikan infrastruktur dasar yang mencakup penerangan Jalan Umum (PJU) guna memastikan seluruh titik jalan terang untuk keamanan warga. Selain itu, dalam hal keamanan digital, berupa integrasi sistem CCTV antara pemprov dan pemkot untuk pemantauan wilayah yang lebih efektif.
Hal lainnya berkaitan dengan perbaikan sistem saluran air secara masif guna mengantisipasi risiko banjir di titik rawan.
“PJU tidak boleh ada yang mati. Semua harus terang. CCTV juga harus terintegrasi dengan baik antara provinsi dan kota,” tegas Dedi.
Transformasi Transportasi dan Estetika Kota
Untuk mengurai kemacetan di kawasan Bandung Raya, Pemprov Jabar mendorong percepatan pembangunan infrastruktur fisik seperti underpass dan flyover. Tak hanya itu, modernisasi sistem lalu lintas akan dilakukan melalui implementasi teknologi digital adaptif.
“Lampu lalu lintas harus bisa menyesuaikan dengan kondisi kendaraan di lapangan, sehingga lebih efektif mengurai kepadatan,” tambahnya.
Dari sisi estetika, Dedi mengapresiasi gerakan kebersihan yang dilakukan oleh ASN di lingkungan masing-masing. Ia mewajibkan area radius satu kilometer menuju kantor pemerintahan dalam kondisi bersih, tertata, dan indah.
Menutup pernyataannya, Gubernur menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran Pemerintah Kota Bandung dan masyarakat yang telah bahu-membahu dalam proses pemulihan wajah kota.
“Terima kasih kepada Wali Kota Bandung yang setiap hari bekerja bersama Pemprov Jabar untuk mengembalikan kharisma, wibawa, dan keanggunan Kota Bandung,” pungkasnya.
Upaya kolaboratif ini diharapkan tidak hanya memperbaiki teknis perkotaan, tetapi juga memperkuat posisi Bandung sebagai destinasi wisata unggulan yang modern dan berorientasi masa depan.
(YAS)


