Daily Indo News – Operasi pencarian besar-besaran terhadap korban hanyut di Sungai Cikandang, Kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Garut, Jawa Barat berakhir hari ini. Korban atas nama Bagja (8) ditemukan oleh tim SAR gabungan dalam kondisi meninggal dunia pada Senin (2/3/2026) siang.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut, Aah Anwar Saefulloh, mengonfirmasi bahwa jasad korban ditemukan di area Batu Bentang, Kampung Margaasih, Desa Tanjungjaya.
“Alhamdulillah, pada pukul 12.40 WIB, tim gabungan berhasil menemukan korban. Lokasi penemuan berada di Batu Bentang, berjarak sekitar 1,5 kilometer dari titik awal kejadian,” ujar Aah Anwar dalam keterangan resminya.
Proses Evakuasi dan Penyerahan Korban
Setelah ditemukan, tim gabungan langsung melakukan evakuasi dari aliran sungai. Isak tangis menyelimuti proses evakuasi saat jenazah bocah malang tersebut dibawa menuju rumah duka.
“Setelah dievakuasi, korban langsung kami serahkan kepada pihak keluarga di Kampung Bolang untuk proses pemulasaraan dan pemakaman,” tambah Aah.
Operasi pencarian hari kedua ini dimulai sejak pagi hari dengan apel yang dipimpin oleh Dedi Haryanto selaku SAR Coordinator (SC) dari Basarnas. Tim dibagi menjadi dua unit (Search and Rescue Unit/SRU) untuk menyisir area sungai dan daratan secara intensif.
Keberhasilan penemuan ini merupakan hasil sinergi berbagai unsur, di antaranya:
- Instansi Pemerintah: BPBD Garut, Basarnas, TNI, POLRI, Dinas Pemadam Kebakaran, dan Dinas Sosial (TAGANA).
- Relawan & Komunitas: Forkopimcam Pakenjeng, PPA Jenggala, MDMC, GM Care, Potensi SAR, serta bantuan besar dari masyarakat setempat.
Aah Anwar menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh relawan dan petugas yang terlibat tanpa kenal lelah sejak hari pertama kejadian.
“Kami atas nama BPBD Kabupaten Garut mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur yang telah bersinergi. Dengan ditemukannya korban, maka Operasi SAR di Sungai Cikandang secara resmi dinyatakan ditutup,” pungkasnya.
(YAS)


