Resmi Dilantik, 80 Pejabat Garut Diminta Fokus Pelayanan Publik - dailyindonews.com

Resmi Dilantik, 80 Pejabat Garut Diminta Fokus Pelayanan Publik

admin
4 Min Read
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, melantik sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, dan Fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Garut pada Rabu (22/4/2026), di Pendopo Kabupaten Garut.

Daily Indo News – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, secara resmi melantik sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, dan Fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Garut pada Rabu (22/4/2026). Pelantikan yang berlangsung di Pendopo Kabupaten Garut ini menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam upaya penyegaran organisasi dan peningkatan kinerja pelayanan publik.

Dalam agenda tersebut, sebanyak empat orang mengisi jabatan Pimpinan Tinggi Pratama. Di antaranya adalah:

  • Rena Sudrajat, S.Sos., M.Si. sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.
  • dr. Hj. Marlinda Siti Hana, M.K.M. sebagai Kepala Dinas Sosial.
  • Ahmad Ramdani, S.Sos., M.Si. sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa.
  • Ardhy Firdian, S.Hut., M.Si. sebagai Kepala Dinas Pertanian.

Selain itu, tiga pejabat dilantik dalam Jabatan Administrator untuk memperkuat lini pelayanan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, yakni Sari Nurlistiana sebagai Kepala Bidang Pelayanan Pencatatan Sipil, Hendra Hidayatulloh sebagai Kepala Bidang Pemanfaatan Data dan Inovasi Pelayanan, dan Cecep Ramdhani sebagai Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan.

Penguatan Tenaga Fungsional
Sektor Jabatan Fungsional mendominasi pelantikan kali ini dengan total 73 orang. Bupati menekankan bahwa pejabat fungsional adalah “ujung tombak” dalam pelayanan publik dan pengembangan kompetensi teknis profesional.

Beberapa nama yang dilantik antara lain Dr. Jajang Supriatna dan Asep Sudrajat sebagai Pengawas Sekolah Ahli Utama pada Dinas Pendidikan. Pelantikan juga mencakup tenaga medis seperti dokter ahli di RSUD dr. Slamet dan berbagai Puskesmas, serta tenaga teknis seperti perencana, arsiparis, dan pranata komputer.

Dia menitipkan enam pesan utama bagi para pejabat yang baru dilantik, yakni Integritas, Kualitas Pelayanan, Kolaborasi, Inovasi, Digitalisasi dan Keteladanan.

“Jabatan adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan, tidak hanya kepada pimpinan dan masyarakat, tetapi juga kepada Allah SWT. Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab dan keikhlasan,” tegas Bupati Syakur.

Arahan Khusus Bupati kepada Empat Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama
Bupati secara khusus memberi penekanan kepaka Rena Sudrajat (Kepala Disdukcapil) untuk memberikan perhatian ekstra pada validitas data kependudukan. Dia menekankan pentingnya akurasi data sebagai basis kebijakan pembangunan daerah yang tepat sasaran. Selain itu, diiharapkan adanya percepatan layanan administrasi kependudukan agar masyarakat tidak perlu menunggu lama dalam mengurus dokumen.

Bupati juga menginstruksikan dr. Hj. Marlinda Siti Hana (Kadinsos)l untuk segera melakukan validasi data kemiskinan dan penerima bantuan sosial. Dia menegaskan agar Dinas Sosial lebih responsif dan hadir di tengah masyarakat saat terjadi masalah sosial maupun bencana.

Penanganan masalah stunting juga menjadi poin yang harus dikolaborasikan dengan instansi terkait secara intensif.

Sedangkan kepada Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD),
Ahmad Ramdani, bupati mengamanatkan agar memastikan tata kelola keuangan desa berjalan secara transparan dan akuntabel.Dia meminta adanya pendampingan yang lebih kuat bagi desa agar mampu menggali potensi ekonomi lokal melalui BUMDes.

“Penguatan peran aparat desa dalam melayani warga harus menjadi prioritas utama untuk meningkatkan indeks desa membangun,” tegas Syakur.

Kepada Kepala Dinas Pertanian, Ardhy Firdian, diarahkan untuk fokus pada isu ketahanan pangan dan kesejahteraan petani di Kabupaten Garut. Bupati menekankan pentingnya inovasi teknologi pertanian untuk menghadapi tantangan perubahan iklim.

Dinas Pertanian diminta untuk mengoptimalkan lahan-lahan produktif guna menjaga ketersediaan komoditas pangan unggulan daerah.

Bupati Syakur mengingatkan bahwa setiap keputusan yang diambil harus selalu berlandaskan pada kepentingan masyarakat luas. Sinergi lintas sektoral sangat ditekankan agar program kerja tidak berjalan sendiri-sendiri (ego sektoral). Sedangkan dari sisinntegritas moral dan disiplin kerja harus menjadi contoh bagi para bawahan di lingkungan dinas masing-masing.

Bupati berharap para pejabat segera beradaptasi dan menunjukkan kinerja terbaik sejak hari pertama bekerja demi terwujudnya pembangunan daerah yang lebih efektif dan kolaboratif.

(YAS)

Share This Article
Leave a Comment