Diduga Depresi Bawaan Hamil, Wanita 35 Tahun Dievakuasi Damkar Garut - dailyindonews.com

Diduga Depresi Bawaan Hamil, Wanita 35 Tahun Dievakuasi Damkar Garut

admin
2 Min Read
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Garut mengevakuasi seorang wanita berinisial H (35), warga Desa S, Kecamatan Banyuresmi, yang diduga mengalami depresi berat pada Kamis malam (26/02/2026).

Daily Indo News – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Garut, Jawa Barat, berhasil mengevakuasi seorang wanita berinisial H (35), warga Desa S, Kecamatan Banyuresmi, yang diduga mengalami depresi berat pada Kamis malam (26/02/2026).

Korban sebelumnya dilaporkan keluarga nekat berdiam diri di atas batu/tebing di kawasan Tugu PLP, Desa Pananjung, Kecamatan Tarogong Kaler, dan menolak untuk pulang sejak sore hari.

Kepala Disdamkarmat Kabupaten Garut, Usep Basuki Eko, mengonfirmasi bahwa pihaknya menerima laporan dari warga bernama Bangbang sekitar pukul 22.00 WIB. Menanggapi situasi darurat tersebut, tim Regu 2 di bawah pimpinan Budi Supriadi langsung dikerahkan ke lokasi.

“Kami menerima laporan adanya warga yang berada di atas tebing dan enggan turun. Diduga, korban mengalami depresi akibat pengaruh bawaan hamil. Pihak keluarga merasa khawatir karena korban terus menyendiri dan menolak dibujuk,” ujar Usep Basuki Eko saat memberikan keterangan.

Proses Evakuasi dan Pendampingan
Tim Damkar tiba di lokasi dalam waktu sembilan menit (response time) dengan mengerahkan satu unit Fire Emergency. Setelah melalui upaya negosiasi dan pendekatan yang humanis, petugas akhirnya berhasil membujuk korban untuk turun.

Namun, situasi sempat memanas saat korban mulai mengamuk. Korban kemudian dibawa ke RSUD dr. Slamet Garut untuk mendapatkan penanganan medis awal. Uniknya, selama proses tersebut, korban terus-menerus meminta agar didampingi oleh petugas Damkar.

“Korban sempat mengamuk, namun atas permintaan pasien sendiri, ia ingin terus ditemani oleh anggota kami. Ini merupakan bagian dari pelayanan kemanusiaan kami untuk memastikan pasien merasa tenang dan aman,” tambah Eko.

Dirujuk ke RSJ Cisarua
Melihat kondisi psikis pasien yang membutuhkan penanganan lebih lanjut, pihak RSUD dr. Slamet meminta bantuan pendampingan dari Disdamkarmat Garut untuk merujuk korban ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Cisarua, Bandung.

Dua anggota Damkar, yakni Miftah dan Indra Permana, ditugaskan untuk mengawal proses pemindahan pasien tersebut demi memastikan keamanan selama perjalanan hingga tiba di Bandung pada malam yang sama. Operasi penyelamatan dan evakuasi ini dinyatakan selesai pada pukul 22.40 WIB sebelum akhirnya berlanjut ke proses rujukan.

(YAS)

Share This Article
Leave a Comment