HJG ke-213: Dari Ngarawat Sumur hingga Upacara di Alun-Alun, Ini Jadwal Lengkapnya - dailyindonews.com

HJG ke-213: Dari Ngarawat Sumur hingga Upacara di Alun-Alun, Ini Jadwal Lengkapnya

admin
3 Min Read
Foto : Desain Logo Hari Jadi ke-213 Kabupaten Garut.

Daily Indo News – Pemerintah Kabupaten Garut, Jawa Barat resmi merilis panduan peringatan Hari Jadi Garut (HJG) ke-213 tahun 2026. Melalui Surat Edaran Nomor 400.14.1.1/359/PKP yang ditetapkan pada 26 Januari 2026, Bupati Garut Dr. Ir. H. Abdusy Syakur Amin, M.Eng., IPU., mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memeriahkan momentum bersejarah ini.

Makna Tema dan Identitas Visual
Tahun ini, HJG mengusung tema “Garut Gumiwang, Tanjeur Dangiang”. Makna di balik tema tersebut adalah harapan agar Garut senantiasa bercahaya dan mampu memanfaatkan segala potensi serta prestasinya untuk membangkitkan kembali wibawa dan daya tarik daerah di mata semua pihak.

Logo resmi peringatan ke-213 juga telah diluncurkan, yang merepresentasikan sejarah, jati diri, kekuatan ekonomi rakyat, serta pendidikan sebagai pondasi pembangunan Kabupaten Garut.

Perubahan Jadwal Upacara Utama
Ada hal yang berbeda pada pelaksanaan tahun ini. Meski hari jadi jatuh pada bulan Februari, upacara peringatan dan Rapat Paripurna Istimewa DPRD yang semula direncanakan pada 16 Februari, digeser menjadi Rabu, 18 Februari 2026. Perubahan ini dikarenakan tanggal 16 Februari bertepatan dengan cuti bersama Tahun Baru Imlek 2577.

Rangkaian Kegiatan Tradisi dan Religi
Pemerintah telah menyusun serangkaian kegiatan yang kental dengan nilai sejarah dan kearifan lokal, di antaranya:
* Ngarawat Sumur Cigarut: Kamis, 12 Februari 2026 di Komplek SMPN 1 Garut.
* Mengenang Titik Nol: Kamis, 12 Februari 2026 di Jalan Kiansantang.
* Ziarah Makam Tokoh: Ziarah ke makam Bupati Garut pertama, RAA Adiwijaya, dan para pendahulu lainnya pada Kamis, 12 Februari 2026.
* Doa Bersama: Dilaksanakan di Masjid Agung Kabupaten Garut pada Kamis, 12 Februari 2026.

Puncak acara pada 18 Februari di Lapang Otto Iskandardinata Alun-alun juga akan dimeriahkan dengan pergelaran seni budaya, mini pelayanan publik, gelar pangan murah, produk UKM, serta pameran sejarah.

Imbauan untuk Masyarakat dan Instansi
Bupati mengimbau seluruh instansi pemerintah, swasta, hingga pemerintah desa untuk ikut menyosialisasikan logo dan tema HJG. Beberapa poin penting dalam imbauan tersebut meliputi:
* Pemasangan spanduk, baliho, dan umbul-umbul bernuansa biru dan kuning selama tanggal 1-28 Februari 2026.
* Pemasangan dekorasi janur kuning di depan kantor pada 16-18 Februari 2026.
* Penggunaan pakaian adat Sunda pada hari puncak, 18 Februari 2026, bagi pegawai instansi pemerintah, swasta, hingga siswa sekolah.

Perayaan HJG ke-213 ini diharapkan menjadi wujud rasa syukur dan kebersamaan warga Garut dengan tetap menjaga nilai-nilai religius dan manfaat positif bagi masyarakat luas. (YAS)

Share This Article
Leave a Comment