Daily Indo News – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Garut bekerja ekstra keras menangani dua insiden kebakaran hebat yang terjadi pada Selasa (27/4/2026). Berkat sinergi yang kuat antara petugas Damkar dan personil TNI AD, kedua musibah tersebut berhasil ditangani dengan penyelamatan puluhan jiwa.
Kepala Disdamkarmat Kabupaten Garut, Usep Basuki Eko, memberikan apresiasi tinggi terhadap kolaborasi lintas satuan di lapangan. Ia menyoroti keterlibatan aktif personil TNI AD yang langsung terjun memberikan bantuan meski baru menjalani latihan bersama.
“Alhamdulillah, Unit Water Tank dan personil TNI AD yang baru dua kali latihan bersama dengan Damkar sudah bisa langsung terjun ikut penanganan. Ini tidak terlepas dari komunikasi cepat antar-satuan. Bahkan tadi Dandenbekang-nya langsung terjun memimpin Unit Water Tank TNI AD,” ungkap Usep Basuki Eko.
Insiden Pertama: Rumah di Rancamaya Terbakar Siang Hari
Kebakaran pertama melanda sebuah rumah permanen milik Maman di Kampung Rancamaya, Desa Sukabakti, Kecamatan Tarogong Kidul. Laporan diterima petugas pada pukul 12.18 WIB.
Penyebab kebakaran diduga akibat kelalaian pembakaran sampah di samping rumah oleh seorang ART, di mana bara api merambat dan menyambar sarang burung di bagian atap. Petugas bereaksi cepat dengan response time 5 menit dan berhasil menjinakkan api dalam waktu 30 menit menggunakan 2 unit mobil pemadam. Sebanyak 30 jiwa berhasil diselamatkan dari ancaman kobaran api di lokasi ini.
Insiden Kedua: Toko Besi dan Mebel di Terusan Pembangunan
Hanya berselang beberapa jam, kebakaran kedua yang lebih besar terjadi di Jalan Terusan Pembangunan, Kelurahan Jayaraga. Informasi diterima petugas pada pukul 14.20 WIB mengenai terbakarnya toko besi dan mebel milik Jajang Nurjaman.
Api diduga berasal dari pantulan cahaya matahari pada kaca mobil yang mengenai tumpukan tiner hingga memicu ledakan. Luasnya area yang mencapai 900 meter persegi membuat penanganan berlangsung intensif selama 187 menit dengan mengerahkan 5 unit armada pemadam.
Penanganan di lokasi ini juga dipantau langsung oleh pimpinan daerah. “Bahkan Pak Bupati langsung meninjau saat pelaksanaan pendinginan sekitar Magrib tadi,” tambah Usep.
Dampak dan Penyelamatan
Meskipun mengakibatkan kerugian materil yang signifikan, petugas berhasil mengamankan aset penting di sekitar lokasi. Di Kampung Rancamaya, kerugian ditaksir mencapai Rp750.000.000, sedangkan di Jalan Terusan Pembangunan, Kerugian aset mencapai Rp2.000.000.000, dengan 1 orang dilaporkan mengalami luka-luka. Petugas berhasil menyelamatkan gedung gudang pupuk dan toko di sekitarnya yang bernilai miliaran rupiah.
Usep Basuki Eko kembali mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada, terutama terkait aktivitas pembakaran sampah dan penyimpanan bahan kimia mudah meledak yang kerap menjadi pemicu kebakaran di lingkungan padat penduduk.
(YAS)



