Daily Indo News – Sebuah rumah dua lantai di Kampung Sawah Lega, RT 04/RW 02, Desa Ngamplangsari, Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut, Jawa Barat ludes dilahap si jago merah pada Selasa (03/01/2026) pagi. Insiden ini diduga kuat dipicu oleh pengisian daya (charger) laptop yang ditinggalkan di atas kasur.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Garut, Usep Basuki Eko, mengonfirmasi bahwa laporan kebakaran diterima pihaknya sekitar pukul 07.36 WIB. Menanggapi laporan warga, tim dari Mako Patriot langsung dikerahkan dan tiba di lokasi dalam waktu enam menit.
“Kami menerima laporan pukul 07.36 WIB dan tim langsung meluncur. Berkat respons cepat, api berhasil dilokalisasi sehingga tidak merembet ke pemukiman padat di sekitarnya,” ujar Usep Basuki Eko saat memberikan keterangan resminya.
Kronologi dan Dugaan Penyebab
Berdasarkan keterangan penghuni rumah, api pertama kali muncul dari sebuah laptop yang sedang diisi daya di lantai dua. Laptop tersebut diletakkan di atas kasur, yang kemudian memicu percikan api dan dengan cepat menyambar material yang mudah terbakar.
“Diduga kuat api berasal dari laptop yang sedang di-charge di atas kasur. Panas yang dihasilkan memicu api yang kemudian menyambar barang-barang lain di ruangan seluas 4×5 meter tersebut,” lanjut Eko.
Korban dan Kerugian
Dalam peristiwa ini, sebanyak tujuh orang penghuni rumah berhasil diselamatkan. Namun, dua orang dilaporkan mengalami luka-luka, yakni Bapak Olih (50) dan seorang penghuni bernama Agni. Keduanya telah mendapatkan penanganan medis.
Total kerugian material akibat kebakaran di lantai dua ini ditaksir mencapai Rp80.000.000. Meski demikian, tindakan sigap petugas berhasil menyelamatkan aset warga di sekitarnya yang bernilai miliaran rupiah.
“Objek yang berhasil diselamatkan meliputi bagian bawah rumah korban serta empat rumah tetangga di sekelilingnya, termasuk satu rumah di bagian belakang senilai Rp6 miliar. Total nilai aset yang berhasil kita selamatkan mencapai lebih dari Rp6,5 miliar,” jelas Usep.
Disdamkarmat mengerahkan dua unit kendaraan (Pancar dan Supply) dari Regu 1 Mako Patriot. Petugas menerapkan teknik pemadaman pola 4B untuk memastikan api benar-benar padam dan tidak menyisakan titik panas ( cooling down ). Operasi dinyatakan selesai pada pukul 08.35 WIB dengan bantuan dari unsur Polsek, TNI, Satpol PP Kecamatan, aparat desa, serta relawan pemadam kebakaran (Redkar) dan warga sekitar.
Terkait kejadian ini, Usep Basuki Eko mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dalam menggunakan perangkat elektronik.
“Kami mengingatkan warga agar tidak meletakkan perangkat elektronik yang sedang diisi daya di atas benda mudah terbakar seperti kasur atau sofa, karena risiko overheat sangat tinggi,” tutupnya. (YAS)


