Daily Indo News – Dalam upaya menciptakan kondisi lalu lintas yang aman dan tertib menjelang Operasi Lodaya 2026, Kepolisian Resor (Polres) Garut, Jawa Barat resmi memulai Operasi Keselamatan Lodaya 2026. Dimulainya operasi ini ditandai dengan Apel Gelar Pasukan yang dilaksanakan di Lapangan Markas Polres Garut, Jalan Jenderal Sudirman, Senin (2/2/2026).
Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Garut, AKP Aang Andi Suhandi, menyatakan bahwa operasi ini mengedepankan pendekatan kemanusiaan yang bersifat preventif (pencegahan) dan edukatif.
Fokus pada Sosialisasi dan Kelaikan Kendaraan
Berbeda dengan operasi penindakan murni, dalam Operasi Keselamatan Lodaya kali ini, Polres Garut akan lebih intensif melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Salah satu poin krusial yang menjadi perhatian adalah pemeriksaan kelaikan kendaraan atau ramp check.
“Kami akan lebih konsentrasi pada pemeriksaan angkutan umum. Hal ini dilakukan untuk memastikan kendaraan pengangkut orang maupun barang dalam kondisi prima, guna mencegah kecelakaan fatal di jalan raya,” ujar AKP Aang Andi Suhandi.
Sinergi Lintas Instansi
Guna memaksimalkan hasil di lapangan, Polres Garut menjalin kolaborasi erat dengan jajaran Pemerintah Kabupaten Garut, khususnya Dinas Perhubungan (Dishub) baik di tingkat kabupaten maupun provinsi.
Sinergi ini diharapkan dapat menyasar empat target utama operasi, yakni:
- Menurunkan angka kecelakaan lalu lintas serta meminimalisir fatalitas korban.
- Menekan jumlah pelanggaran lalu lintas secara signifikan.
- Meningkatkan disiplin masyarakat dalam mematuhi aturan berkendara.
- Mewujudkan Kamseltibcarlantas (Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas) yang kondusif di wilayah hukum Kabupaten Garut.
Melalui operasi ini, pihak kepolisian mengimbau seluruh pengguna jalan untuk senantiasa mengutamakan keselamatan dan mematuhi rambu-rambu yang ada demi kenyamanan bersama. (YAS)


