Isi Kekosongan, Dua Kades PAW di Garut Resmi Dilantik - dailyindonews.com

Isi Kekosongan, Dua Kades PAW di Garut Resmi Dilantik

admin
2 Min Read
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, secara resmi mengambil sumpah dan melantik dua Kepala Desa Pemilihan Antar Waktu (PAW) di Ruang Pamengkang, Kecamatan Garut Kota, Senin (27/4/2026). 

Daily Indo News – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, resmi melantik dua Kepala Desa Pemilihan Antar Waktu (PAW) di Ruang Pamengkang, Kecamatan Garut Kota, Senin (27/4/2026). Dua pejabat yang dilantik adalah: Ade Hermawan sebagai Kepala Desa Cinunuk, Kecamatan Wanaraja dan Engkus Kusdinar sebagai Kepala Desa Mekarsari, Kecamatan Cilawu.

Pelantikan ini dilakukan guna mengisi kekosongan jabatan setelah kepala desa sebelumnya tidak dapat menyelesaikan masa bakti akibat meninggal dunia dan mengundurkan diri.

Dalam arahannya, Bupati menekankan bahwa jabatan kepala desa saat ini memikul beban tanggung jawab yang besar dan menuntut kreativitas tinggi.

Menurutnya, dinamika memimpin desa saat ini jauh berbeda dibandingkan masa lalu. Meski peminat jabatan ini tetap tinggi, tantangan nyata terletak pada keterbatasan fasilitas yang ada.

“Jadi kepala desa itu tidak gampang, Pak, berat. Ini adalah amanah, tapi di sisi lain, ini adalah kesempatan kita untuk mengabdi sepenuhnya kepada masyarakat,” ujar Bupati.

Dia menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan daerah sangat bergantung pada apa yang terjadi di tingkat desa. Oleh karena itu, kepala desa dituntut untuk lebih inovatif dan kreatif dalam menggerakkan seluruh elemen masyarakat serta mengelola potensi desa yang ada.

Selain aspek teknis kepemimpinan, Bupati juga memberikan pesan menyentuh terkait aspek emosional dan sosial. Dia meminta para kepala desa baru untuk memastikan adanya dukungan penuh dari keluarga agar tugas-tugas pelayanan publik dapat berjalan optimal.

Menutup arahannya, Bupati menginstruksikan Ade dan Engkus untuk segera melakukan konsolidasi internal. Dia menekankan pentingnya merangkul kembali seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang perbedaan pilihan politik saat proses pemilihan lalu.

“Kalau dulu mungkin ada yang berbeda pilihan, sekarang hilangkan itu. Lakukan konsolidasi secara baik demi terciptanya sinergi dan pengabdian yang tulus kepada masyarakat luas,” pungkasnya.

(YAS)

Share This Article
Leave a Comment