Kembalikan Fungsi Trotoar, Bupati Garut Pimpin Penertiban Lapak PKL secara Humanis - dailyindonews.com

Kembalikan Fungsi Trotoar, Bupati Garut Pimpin Penertiban Lapak PKL secara Humanis

admin
2 Min Read
Pada Senin (27/04/2026), di Bundaran Suci, Karangpawitan, Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, memimpin langsung proses pembongkaran bangunan semi permanen milik Pedagang Kaki Lima (PKL) yang selama ini okupansi area trotoar.

Daily Indo News – Pemerintah Kabupaten Garut mulai melakukan penataan besar-besaran terhadap wajah kota guna meningkatkan ketertiban dan estetika daerah. Pada Senin (27/04/2026), Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, memimpin langsung proses pembongkaran bangunan semi permanen milik Pedagang Kaki Lima (PKL) yang selama ini okupansi area trotoar.

Penertiban yang melibatkan personel Satpol PP dan pihak kecamatan ini bertujuan untuk mengembalikan fungsi fasilitas umum bagi pejalan kaki. Bupati Syakur menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam menciptakan lingkungan yang lebih tertib, bersih, dan nyaman bagi seluruh warga.

Dalam keterangannya di lokasi peninjauan, Bupati Syakur menjelaskan bahwa aksi ini tidak dilakukan secara mendadak. Pemerintah telah menempuh jalur sosialisasi terlebih dahulu kepada para pedagang agar proses pembersihan area publik berjalan kondusif.

“Penertiban dilakukan secara bertahap. Kami menyadari keberadaan bangunan di atas trotoar sangat mengganggu mobilitas masyarakat, sehingga penataan ini bersifat mendesak. Namun, kami tetap mengedepankan pendekatan yang humanis,” ujar Syakur, dalam keterangannya melalui akun Instagram Bupati Garut.

Meski fokus pada ketertiban umum, Pemkab Garut memastikan tidak akan mengabaikan aspek ekonomi masyarakat kecil. Bupati menegaskan bahwa pemerintah tengah menggodok solusi jangka panjang agar para pedagang tetap bisa menjalankan usahanya tanpa melanggar aturan.

Melalui langkah penataan ini, diharapkan mobilitas warga Garut menjadi lebih lancar dan daya tarik estetika kota semakin meningkat, sekaligus menjadi percontohan bagi penataan wilayah lainnya di Kabupaten Garut.

(YAS)

Share This Article
Leave a Comment